Tuduhan penebangan berdasarkan gambar dan video yang memperlihatkan sebuah truk dan sebuah kapal yang membawa truk kayu di wilayah Sungai Pegagau akan diselidiki, kata Ketua Menteri Sabah, Datuk Seri Mohd Shafie Apdal.

Dia mengatakan jika ini benar, kegiatan itu jika dilihat secara hukum salah karena setelah pemerintah baru dikelola oleh Sabah, tidak ada perusahaan konsesi yang diberikan hak ekspor ke kayu di negara bagian tersebut.

“Dalam hal ini, kami akan menyelidiki pemegang lisensi, kami akan melihat kebenarannya.

“Jika ada (penebangan), itu merupakan pemerintah (Barisan Nasional), konsesi dan kebetulan bersama mereka (di Semporna),” katanya ketika ditemui wartawan setelah pesta Tahun Baru Imlek yang ramah di kediaman Paman Chang hari ini.

Shafie mengomentari pernyataan Sabah Umno Direktur Komunikasi dan Strategis Ghazalie Ansing yang menuntut klarifikasi dari pemerintah negara bagian mengenai gambar kayu gelondongan dan kapal penarik yang diisi dengan kayu gelondongan di dermaga Sungai Pegagau.

Foto itu diunggah oleh Ghazalie melalui akun Facebook-nya dan langsung viral.

Sementara itu, Shafie mengatakan pemerintah negara bagian hanya mengizinkan Yayasan Sabah untuk menangani masalah-masalah terkait kayu di Sabah.

“Saya tidak pernah memberikan izin serta lisensi kepada siapa pun dan jika kami memiliki perusahaan penebangan (perusahaan) untuk Yayasan Sabah karena saya ingin agar yayasan memiliki uang. Dan sebagai hasilnya kami dapat membantu anak-anak belajar tidak hanya sekolah di negara ini tetapi di luar negeri,” dia berkata. .

Pemerintah negara bagian juga telah mengeluarkan arahan kepada Departemen Kehutanan Sabah untuk menyelidiki setiap kegiatan penebangan hutan liar di seluruh negara bagian.

“Sebagai contoh, saya tahu bahwa ketika Nabawan menaiki helikopter (melihat) kayu di atas bukit, saya terus meminta Departemen Kehutanan untuk menyelidiki penebangan hutan liar,” katanya.

Pada saat yang sama, ia menggambarkan tindakan oposisi yang memainkan peran kunci dalam politik.

Sebelumnya, Shafie menghabiskan waktu dengan perusahaan mesin Sabah Heritage Party Semporna untuk memberikan sumbangan limun ke tempat bisnis di kota Semporna saat mengunjungi rumah-rumah orang Cina.